Aku tidak menyangka diri ini bisa juga ya terjangkit hal
tersebut. Tanpa disadari dan disengaja, ternyata semua gejalanya telah dan
sedang aku alami sekarang. Benar saja di postingan sebelumnya aku pernah
menulis tentang lelah, memang aku sedang sangat lelah dan kurang bersemangat
menjalani semua ini. Moodbooster yang
biasanya ampuh untuk mengusir semua kata malas, mager, “aduh, ntar aja deh”,
ternyata sekarang sudah tak mempan lagi.
So, ini hal terberat yang aku rasakan. Bingung mau bertindak
seperti apa. Sudah di titik “haaaaaaah”. Aku ingin lari dari kenyataan. Tapi pastinya
itu sama sekali tidak membantu apapun dan tidak pula mengubah keadaan menjadi
lebih baik.
Depr*si bagiku adalah ya aku sekarang ini. Gimana ya, aku
tau apa yang harus aku lakukan dari sisi logika atau agama, tapi aku tidak bisa
bertindak. Ngerasanya sumpeg di
banyak waktu. Udah gada lagi hal interest
lagi yang bisa menarik perhatian aku untuk menjalani satu hari di depan mata. Setiap
bangun tidur pun serasa “yah, kok udah pagi deh”. Tanpa aku sadari juga
ternyata aku mengalami ini sudah satu bulan.
Entahlah, ini hal wajar atau memang ada yang salah denganku.
Ohiya, tak perlu aku jabarkan darimana perasaan sumpeg itu menjadi kompleks
dari awal sampai sekarang ya. Karena itu bagian dari mengingat hal yang tidakk
aku inginkan terjadi namun tetap terjadi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar